Pergerakan tanah di ciamis

Ngeri! Pergerakan Tanah di Ciamis Rusak 3 Rumah di Tambaksari

Pergerakan Tanah Terjadi di Desa Kaso, Ciamis

Ciamis, Jawa Barat – Pergerakan tanah melanda Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dan merusak tiga rumah di Desa Kaso, Kecamatan Tambak Sari. Warga melaporkan pergerakan tanah mulai terlihat pada Senin malam (6/4/2026) dan pihak berwenang menerima laporan resmi pada Selasa (7/4/2026) pukul 10.56 WIB. Dua dusun terdampak, yaitu Dusun Pasisian dan Dusun Wangunjaya.

Simak Juga: Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah Warga Diminta Tetap Waspada

Kronologi Pergerakan Tanah

Warga sekitar melihat pergerakan tanah pada Senin malam. Mereka melaporkan kondisi ini ke BPBD keesokan harinya. Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, meninjau lokasi bersama tim untuk menilai kerusakan dan risiko lanjutan.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa warga terdampak harus mengungsi karena rumah mereka sudah tidak layak huni,” ujar Ani Supiani.

Lokasi dan Dampak Bencana

Pergerakan tanah menghancurkan bagian dari tiga rumah di Dusun Pasisian dan Dusun Wangunjaya, Desa Kaso. Retakan muncul di dinding dan lantai, membuat rumah tidak aman untuk dihuni.

Warga terdampak memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tempat penampungan darurat yang di sediakan pemerintah desa. BPBD dan aparat desa langsung menyalurkan logistik, tenda, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Tindakan BPBD dan Pemerintah Daerah

BPBD Ciamis menurunkan tim tanggap darurat untuk meninjau lokasi dan memetakan risiko pergerakan tanah lanjutan. Tim memberi arahan evakuasi dan memastikan warga menjauhi rumah yang rusak.

Ani Supiani meminta warga tetap waspada dan tidak kembali ke rumah sebelum petugas menyatakan aman.

Penyebab Pergerakan Tanah

BPBD menduga pergerakan tanah dipicu tanah labil dan curah hujan tinggi beberapa hari terakhir. Tim BPBD masih menyelidiki penyebab pasti dan memonitor kondisi tanah di sekitar dusun terdampak.

Upaya Pencegahan dan Imbauan

BPBD Ciamis mengimbau warga di daerah rawan pergerakan tanah untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta:

  • Memantau retakan tanah dan dinding rumah
  • Menjauhi tebing atau lereng rawan longsor
  • Melaporkan perubahan kondisi tanah ke BPBD atau aparat desa
  • Menyediakan jalur evakuasi dan peralatan darurat

Pemerintah desa bersama BPBD merencanakan survei lanjutan untuk menilai kerentanan Dusun Pasisian dan Dusun Wangunjaya.

Pergerakan tanah di Desa Kaso, Kecamatan Tambak Sari, merusak tiga rumah dan membuat beberapa warga mengungsi. Beruntung, tidak ada korban jiwa. BPBD dan pemerintah desa terus memantau situasi, memberikan bantuan darurat, dan mengimbau warga tetap waspada agar keselamatan masyarakat terjaga. https://crs999.org/

Dengan langkah mitigasi yang tepat dan kesadaran warga, dampak pergerakan tanah dapat di minimalkan.